9 Maret 2009

Kambing Jantan The Movie; Ketika Cinta Banyak Dilema.

Satu lagi film layar lebar yang diangkat dari blog dan buku best selling: Kambingjantan The Movie. Film terbaru besutan sutradara Rudi Soerjadwo yang coba menvisualisasikan buku komedi Kambingjantan: Sebuah Catatan Harian Bodoh yang merupakan karya Raditya Dika. Buku ini adalah diari kisah sehari-hari dari si penulis yang diambil dari blog.

Film ini coba mengangkat kehidupan mahasiswa yang kuliah di luar negeri. Seperti pada film remaja pada umumnya, pencarian jati diri dengan bumbu-bumbu romantis yang terkadang konyol, menjadi sajian utama di film ini.

Kisahnya dimulai dari seorang pemuda bernama Dika (Raditya Dika) alias Kambingjantan yang baru saja lulus dari sekolah menengah atas (SMA). Seperti pada lulusan SMA lainnya, Dika pun memutuskan untuk melanjutkan jenjang pendidikan tinggi. Setelah "dipaksa" ibunya, Dika memilih kuliah jurusan keuangan di Adelaide, Australia.

Di sinilah masalah muncul. Dika yang mempunyai pacar bernama Kebo (Herfiza Novianti), sebutan sayang Dika ke kekasihnya itu, harus menjalani hubungan jarak jauh alias long distance relationship (LDR).

Cerita bergulir. Dika yang mulai menjalani hidup perantauan di negara orang, mulai banyak menemui kendala. Mulai LDR-nya dengan si Kebo, yang membutuhkan banyak biaya, sampai kuliahnya yang tidak pas dengan bakatnya.

Beruntung, Dika bertemu dengan teman sekelasnya yang juga berasal dari Indonesia, Harianto (Edric Tjandra). Persahabatan mereka makin lengket, karena keduanya mempunyai masalah yang sama: Hubungan pacar jarak jauh dan kesulitan menerima pelajaran dari dosen yang lebih mirip tentara, Sally Dickson.

Masalah semakin rumit ketika Dika bertemu dengan Ine (Sarah Shafitri), cinta pertamanya waktu sekolah dasar (SD). Pertemuan yang tidak disengaja itu membangkitkan lagi benih-benih cinta di antara keduanya. Terlebih jalinan asmara antara Dika dan Kebo juga mengalami titik jenuh. Ini yang membuat Dika mengambil keputusan salah, dengan menduakan Kebo. Meski cuma hubungan tanpa status dengan Ine, namun Kebo dapat mencium hubungan itu. Dika pun mengalami dilema besar dalam hidupnya.

Meski bercerita tentang percintaan antra Dika dengan Kebo, film ini juga dibumbui joke-joke segar dan cerdas ala Woody Allen.

Rudi Soejardwo sukses membimbing Dika yang baru kali ini terjun ke dunia seni peran. Terlebih, muka Raditya Dika yang absurd, membuka film ini segar, tanpa guyonan menyerang fisik, ataupun lawakan ala slapstick.

Sayangya, antara film dan buku ini berbeda sangat jauh. Dika yang terkenal dengan cerita di bukunya yang lucu, dengan gaya hiperbolik, tidak ditemui di film ini. Saat okezone menonton film ini, penonton yang duduk di samping dan merupakan penggemar buku karya Dika nampak kecewa berat.

"Ah kenapa filmnya jadi romantis. Lucunya juga sedikit banget," ungkapnya kecewa.

Pun demikian yang belum membaca buku. Banyak dari mereka yang mengernyitkan dahi atas jokes di film ini, yang mungkin terlalu "berat". Sang sutradara juga kurang spesifik dan kurang banyak menampillkan setting Kota Adelaide.

Meski begitu, secara keseluruhan film ini sangat pantas untuk Anda tonton. Karena, Kambingjantan The Movie menawarkan genre romantis komedi yang baru.



* Tulisan Nista ini sengaja dimuat di okezone, agar semakin banyak orang kehilangan akal sehatnya

(Foto: Diambil dari CitaCinta edisi 10 - 24 September 2008)

Label: ,

5 Komentar:
Pada Selasa, Maret 10, 2009 , Anonymous tyo gonggong mengatakan...

whoi mak tyo gaptek....gue blm nontn kmbng jantan, secara baru tiba di jakarta, maklum baru dari hutan!!
ntr dech gue tonton, gmn sech akting mas dika, bagus nggak? katanya bagus bangt lho!!

 
Pada Rabu, Maret 11, 2009 , Blogger Shinta Kuper mengatakan...

Mendingan baca bukunya, kalo di bioskop gag bisa ngakak. Jaim saia :p
mau nahan ketawa malah kayak kambing kejepit

 
Pada Jumat, Maret 13, 2009 , Blogger AHEAD mengatakan...

wah jadi ragu mau nonton nih kayaknya... hihhihi!!

 
Pada Jumat, Maret 13, 2009 , Blogger Lynn mengatakan...

hmm..
jadi penasaran hehehe

 
Pada Rabu, Maret 18, 2009 , Anonymous muni mengatakan...

menambah alasan buat gw untuk tidak menontonnya. hehe.

 

Posting Komentar

Siapun boleh ngehina gw.Termasuk loe

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda

Siapa Sih Lo...
Foto Saya
Nama:
Lokasi: jakarta, jakarta selatan, Indonesia

Saya..Pemuda yang beranjak 17 tahun..Gak Percaya? Cek aja KTP saya...


Chat to me


Contact

E-mail :setyoprihadi@yahoo.com
FBGaptek
IM:Tyo_saksi@yahoo.com

 


Catatan Gw Yang Terbaru

Tyo dan Dunia Sekitarnya

Plurk Tyo



Hinalah Aku



Mampir-mampir juga ke
Aca Aja
Benazio
Boditea
Danang
My Boss
Adekezia
Bajay Gaul
Bani Teramat biasa
Cumi cungkring
Dimas gak keren
Kampung Bisnis
Ke Nezz
manusia Juli
Meisha
Marlina si Vanila
Mellovegood
Ms Dudul
Nia Collorfull
Raja Upil
Rival Blog
Anak Patung pancoran
Risa yang katanya Cadel
Ridu blog
si buntel
sumber bagi juve mania
Tomat pitak
dimas novri
Zeta blogcomic
zonanya Bociel
Ayu Hanafiah
Ika-hardy
Ipied Gokil
paams blog
popok bekas
Phiee Blog
smaragdina
Harry-dunia maya
angga angelina
Maroon sanctuary
Qempes makan pepes
dede fortinmart
Om Tando-wi-yahya
Mrs Anna blog
Slugger
Unni Hyori penguasa 4 bahasa
Boim LeBon
Puzzy
Orang Plinplan NRL
Nico Wijaya
Qyusha Ha..ha.ha
Roy Si Katak
Tante Nindya
T C
Raka Sunny
Mike
Amaterasu
Beruang Gila
Perih Cahaya
Aisha
Aluna kantong ajaib
Isma
Nia rama
The Amstrong
Ahead
Weni na aca
Elric Sister
presyprezl
ecangcut
chiee si wanita perkasa
Nana Blog
Gytha Cireng
Agrit
MAudi yg senang ditabok
Unee
Chal The Kotak surat man
Aii Imoet (yakin?)
Uchi Autish
BAniDotCom
Tante eucalyptus
The Pokari team
Sapi Bunting
Shabrina
Shiinn
The Pokari team
renal
Mas Antown
Lyn
Catatan Si Bebek
Raida Zona Teknologi
Adhini
FiZI
Maryah
dee Adp
ahmad kadalisme
The Story Of Adya
Natan natan
Alya Ajah
Catatan Kodok
Inda bukan Indah
Jovie
Baby Pianist
Shely Blog
Yuni Blog
Vian Blog
Shinta Lutung
Adhie132
Budiero
Kiki perempuan Iseng
Oktasihotang
Lyuth Blog
Alia Blog
Kita Blog Bali(adhi & Satria)
Mama Dio (gadis beranak satu)


Komen yang udah-udah
Ini adalah blog yang membuat anda menyesal datang ke sini